Wakili Lima Titik Strategis di Sleman, KDMP Sidoluhur Terima Kunjungan Audit Inspektorat Jenderal Mabes TNI
Menjadi salah satu dari lima lokasi prioritas dalam program Percepatan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Sleman, KDMP Sidoluhur mendapat perhatian serius dari pusat. Pada Rabu, 25 Februari 2026 tim audit dari Inspektorat Jenderal (Itjen) Mabes TNI melakukan kunjungan langsung ke lokasi pembangunan KDMP Sidoluhur.
Setibanya di lokasi, rombongan Tim Audit yang dipimpin oleh Marsma TNI. Joko Tri Wibowo, S.E, M.Sc disambut langsung oleh Lurah Sidoluhur, Danramil Godean, Babinsa serta Pengurus KDMP.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelaksanaan program pembangunan fisik maupun alokasi sumber daya baik personel maupun anggaran dalam program KDMP telah berjalan sesuai dengan regulasi yang ditetapkan.
Ketua Tim Audit Itjen Mabes TNI menyatakan bahwa pengawasan ini adalah bentuk dukungan agar program KDMP tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga berkelanjutan secara fungsi. "Kami hadir untuk memastikan bahwa sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam program ketahanan pangan ini berjalan transparan. Sejauh ini, progres di Kalurahan Sidoluhur menunjukkan tren positif," ungkap perwakilan tim audit di sela-sela peninjauan.
Lurah Kalurahan Sidoluhur, Hernawan Zudanto, S.E. menyambut baik kehadiran tim audit tersebut. Menurutnya, arahan dan evaluasi dari Tim Audit sangat penting untuk memastikan tidak ada kendala teknis dan menjadi bahan evaluasi agar tim pelaksana di lapangan tetap bekerja sesuai regulasi.
Dalam sesi diskusi di lapangan, mandor pembangunan KDMP Hari Priyanto mengungkapkan tantangan utama yang dihadapi oleh para pekerja saat ini. Cuaca ekstrem menjadi faktor penghambat yang tidak terelakkan. "Kendala terbesar kami saat ini adalah intensitas hujan yang tinggi dan cuaca yang tidak menentu. Beberapa pekerjaan harus tertunda demi menjaga kualitas bangunan agar tidak rusak akibat air hujan," ujar Mandor Pembangunan KDMP.
Ia menambahkan bahwa timnya terus berupaya mencari celah waktu saat cuaca cerah untuk mengejar ketertinggalan jadwal (progres) tanpa mengurangi standar kekuatan bangunan.
Menanggapi laporan tersebut, Tim Audit Itjen Mabes TNI memberikan arahan agar pihak pelaksana tetap memprioritaskan kualitas hasil akhir. Mereka menyarankan adanya strategi manajemen waktu yang lebih fleksibel, seperti pengalihan tenaga kerja ke bagian interior atau pekerjaan yang terlindung atap saat hujan turun.
_________________________________
#KalurahanSidoluhur
#KapanewonGodean
#KabupatenSleman
#PemerintahKalurahanSidoluhur
selesi 31 maret, 90 hari kerja dimulai 25 des
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin