Wujudkan Transparansi, Pemkal Sidoluhur Gencarkan Pemasangan Stiker Bansos

18 Mei 2026
Admin
Dibaca 3 Kali
Wujudkan Transparansi, Pemkal Sidoluhur Gencarkan Pemasangan Stiker Bansos

Pemerintah Kalurahan Sidoluhur secara resmi meluncurkan terobosan baru dalam pengelolaan dan pengawasan penyaluran bantuan sosial (bansos). Mulai Senin, 18 Mei 2026, Pemkal Sidoluhur menggencarkan gerakan pemasangan stiker khusus bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di rumah warga yang tercatat sebagai keluarga miskin dan rentan miskin.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah kalurahan dalam melakukan validasi data kemiskinan yang lebih akurat dan transparan. Selain itu, kebijakan ini menjadi upaya nyata untuk memastikan bahwa anggaran negara benar-benar mendarat di tangan yang berhak, terbuka, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Lurah Sidoluhur, Hernawan Zudanto, S.E., memimpin langsung jalannya penempelan stiker perdana yang dimulai di Padukuhan Krajan. Guna memastikan proses berjalan kondusif Lurah didampingi oleh Kamitua, TKSK, Pendamping KPM serta Dukuh.

Hernawan Zudanto menjelaskan, stiker yang ditempel di pintu rumah warga memuat rincian beragam jenis bantuan sosial yang tersedia. Sistem pencatatannya dibuat sederhana namun jelas: petugas akan memberi tanda centang atau mencoret kolom jenis bantuan yang benar-benar diterima warga sesuai data resmi kantor kalurahan.

Melalui cara ini, pemerintah kalurahan dan pengurus padukuhan dapat dengan mudah memantau kesesuaian antara data tertulis dan kenyataan di lapangan. "Jika stiker ini hilang atau tidak terlihat lagi, hal itu hampir pasti disebabkan oleh tindakan manusia. Keadaan tersebut tentunya akan segera diketahui oleh pengurus tingkat padukuhan dan akan ditindaklanjuti," tegas Hernawan.

Kebijakan ini juga memiliki regulasi yang ketat. Di bagian stiker tertulis ketentuan tegas bahwa tindakan menghilangkan, menutup, atau melepas stiker secara sengaja dianggap sebagai pernyataan pengunduran diri dari daftar penerima bansos. Akibatnya, segala hak dukungan yang selama ini diterima akan langsung dicabut dan dihentikan secara resmi.

Selain berfungsi sebagai instrumen kontrol sosial agar warga yang sudah mampu tidak "diam-diam" menerima bantuan, program ini juga menyelipkan edukasi moral."Kehadiran kami bersama tim adalah untuk memberikan edukasi bahwa stiker ini adalah instrumen keadilan. Jika ada warga yang merasa sudah mampu, stiker ini menjadi pintu bagi mereka untuk melakukan graduasi mandiri dengan terhormat," pungkas Kamituo di sela kegiatan.

Melalui gerakan labelisasi yang transparan dan akuntabel ini, Pemerintah Kalurahan Sidoluhur berharap dapat memotret data kemiskinan secara riil sekaligus mempercepat target pengentasan kemiskinan di wilayahnya. Setelah Padukuhan Krajan, penempelan stiker akan terus dilanjutkan secara bertahap ke seluruh padukuhan lainnya di Sidoluhur.

______________________

#KalurahanSidoluhur

#KapanewonGodean

#KabupatenSleman

#PemerintahKalurahanSidoluhur